BAHASA
Ketua PA Cilacap
kpa120
Drs. H. Asep Saepudin M, SQ
Menu Utama
Cari Perkara
Nomor Perkara :
Selamat datang di website resmi Pengadilan Agama Cilacap Klas IA.

HAK DAN KEWAJIBAN SESAMA MUSLIM

 .Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah, yang telah memberi petunjuk kepada kita bersama, menuju jalan kasih sayang diantara sesama ummat manusia khususnya ummat beragama. Shalawat dan Salam semoga dilimpahkan kepada Rasul pilihan, keluarga dan sahabatnya serta penerus penyampai risalah sampai akhir masa.

Hak dan kewajiban adalah istilah hukum  yang mengandung nilai keseimbangan diantara dua bagian atau lebih  yang satu sama lain berbeda.  Hak adalah sesuatu yang dapat memberi keberuntungan  pada diri seseorang  dan sekaligus memberi beban dan tanggung jawab  pada pihak lainnya. Adapun kewajiban memiliki ma’na yang sebaliknya, yaitu adanya beban dan tanggung jawab pada diri seseorang yang sekaligus akan  menjadi hak pada pihak  lainnya. Hak dan kewajiban pada umumnya bersipat seimbang  antara pemilik hak dan penanggung kewajiban yang pada suatu sa’at peimilik hak sekaligus menjadi penanggung kewajiban, demikian pula penanggung kewajiban akan sekaligus menjdi pemilik hak dalam bentuk yang lain.

Rasululllah SAW. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim  dari Abu Khurairah, Beliau menguraikan adanya  6 (enam) hak seorang muslim yang sekaligus menjadi kewajiban muslim lainnya, sebagaimana diuraikan . dalam hadits Rasul yang artinya sebagai berikut :  " Hak seorang muslim terhadap muslim lainnya ada 6 (enam), (ketika itu) Rasul ditanya oleh Sahabat : “Apakah semua itu ya Rasulallah ? Beliau menjawab, (Hak muslim yang enam itu) adalah : apabila kamu menemuinya, maka hendaklah kamu membaca salam kepadanya, apabila ia mengundang kepadamu, maka layani undangannya itu, apabila ia meminta nasihat, maka nasihatilah ia, apabila ia bersin lalu mengucapakn Hamdalah, maka do’akanlah ia, apbila ia sakit maka jenguklah ia dan apabila ia meninggal dunia, maka hantarlah jenazahnya ke Pemakaman.”  (HR. Muslim)

Hak dan kewajiban sesama muslim dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan hadits tadi adalah  :

Pertama, Menjawab Salam,

Ketentuan umum, membaca salam adalah Sunnah Rasul, kedudukannya Sunnah atau sunnat menurut hukum, yaitu mendapat pahala dari Allah apabila seseorang membacakannya dan tidak mendapatkan sangsi demikian pula tidak dapat pahala bagi seseorang yang tidak melakukannya” Jika seseorang membaca salam untuk kita, maka kita wajib menjawabnya, bahkan dianjurkan untuk menjawab dengan jawaban yang lebih baik dari apa yang diucapkan orang lain kepada kita.

Al-Quran memberi petunjuk kepada kita untuk melakukan iitu sesuai firman Allah dalam surah Al-Nisa ayat 86 sebagai berikut : :" Apbila kamu diberi penghormatan (oleh orang lain) dengan suatu penghormatan, maka hendaklah kamu  sekalian memberi penghormatan kepada  mereka dengan penghormatan yang lebih baik dari pada penghormatan yang mereka berikan atau (setidak-tidaknya) dengan penghormatan yang sama ".

Kedua, Menjenguk orang sakit,

Sakit adalah ujian dari Allah, yang tentunya akan menjadi beban kepada siapapun, apabila suatu saat ditimpa penyakit, baik dirinya sendiri maupun keluarganya dan ini bisa terjadi pada diri kita atau kelaurga kita, dimana saat itu kita akan merasakan bagaimana keberadaan kita saat kita ditimpa penyakit atau yang ditimpa penyakait adalah keluarga kita. Melalui petunjuk Rasul ini, Allah telah menganugrahkan ketentuan berharga bagi kita untuk memiliki kemampuan meringankan beban orang yang ditimpa musibah dengan menetapkan suatu ketentuan, bahwa setiap muslim berkewajiban menjenguk muslim lainnya di saat mulim lain ditimpa penyakit yang dideritanya.

Ketiga, Menghadiri Undangan

Tanggung jawab seorang muslim yang menerima undangan dari pihak lainnya, adalah  menghormati undangan itu dengan jalan melayani undangan sesuai waktu yang ditentukan, karena mengahadiiri undangan akan mendapat manfaat yang cukup besar, setidak tidaknya akan mampu mewujudkan prilaku silaturrahmi yang menjadi Sunnah Rasul dengan imbalan dapat memudahkan rizki bagi pelakunya.

Menghadiri undangan dalam bentuk Walimatu al-‘arusy (Reaepsi Perkawinan), Ajaran Islam memberikan nilai lebih keharusannya yang dalam Fiqih Islam disebut Fardhu Kifayah, karena secara lahiriyyah kehadiran diacara tersebut dapat mengetahui kedudukan kedua mempelai yang semula tidak boleh melakukan hidup bersama, melalui Akad Nikah dengan kedudukan sebaagai pasangan suami isteri yang semula tidak beleh berdua, dapat dengan bebasnya tinggal bersama tanpa harus dihadiri pihak ketiga atau pihak lain.

Keempat,   Mendo’akan orang bersin yang membaca Hamdalah

Apabila satu ketika kita mendengar orang bersin dan membaca Hamdalah atau baca Al-Hamdulillahi Rabbil’Alamien, maka seharusnyalah kita berdo’a kepada Allah untuknya, Do’a yang masyhur dalam hal ini adalah :

Artinya : Semoga Allah memberi Kasih sayang dan Hidayah kepada kamu sekalian. Amien.

Kelima, Memberi nasihat kepada siapapun yang memintanya

Seorang Muslim dengan  segala kemampuan yang dimiliknya, bertanggung jawab untuk menasehati siapapun orang yang meminta nasehat kepadanya, hal ini bisa  terjadi apabila ternyata kita tidak memahami persoalan yang diajuka kepada kita, maka kita memberi petunjuk orang meminta nasehat untuk datang kepada siapapun yang menurut kita mampu memberi nasehat sesuai apa yang diminta pihak lain yang datang kepada kita.

Keenam, Menghantar Janazah ke kuburan.

Siapapun orang meninggal dunia,  maka ia sudah tidak memiliki kemampuan dan kekuatan untuk berbuat apapun yang biasa ia perbuat masa hidupnya. Allah telah menetapkan  wujud tanggung jawab  sesama muslim dalam bentuk menghantar janazah  orang lain yang sudah meninggal dunia sampai kekuburan. Hal ini sejalan dengan 3 (tiga) kewajiban orang muslim yang masih hidup  terhadap orang yang sudah mmeninggal dunia, yaitu Memandikan, Mengkafan dan menguburkannya.

Demikian sekilas uraian hak dan kewajiban Sesama Muslim, semoga Allah senantiasa membingbing kita  untuk mampu melaksanakan petunjuk-Nya, hususnya dalam pelaksanaan hak dan kewajiban kita terhadap sesama Muslim, melalui upaya  merealisasikan petunjuk Rasul sebagaimana telah diuraikan, dan sebagai wujud upaya membina kerukunan intern ummat beragama, Demikian pula dalam rangka membina kerukunan antar ummat beragama, serta dalam rangka membina keruklunan antara ummat beragama dan pemerintah.

Kami menyadari, apa yang kami sajikan yang bagai sebutir pasir di padang sahaa atau setetes air di samudra raya tentunya kami yakin yang benar datang dari Allah dan Rasulnya, dan yang salah karena kekurangan dan kealpaan saya secara pribadi. Atas kekurangan dan  kelapaannya mohon maaf yang tiada terhingga. Amiien

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

 

Terakhir Diperbaharui (Kamis, 17 Maret 2011 23:38)

 

Add comment


Security code
Refresh

Hakim+Pegawai
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini254
mod_vvisit_counterKemarin503
mod_vvisit_counterMinggu ini2648
mod_vvisit_counterMinggu lalu2161
mod_vvisit_counterBulan ini11016
mod_vvisit_counterBulan lalu7510
mod_vvisit_counterTotal432351

We have: 4 guests online
Your IP: 54.166.111.111
 , 
Today: Okt 31, 2014
KONTAK ONLINE
ADMINISTRATOR